Morning Review

Mengawali pekan terakhir Februari, IHSG berpeluang menghijau

Pergerakan IHSG hari ini kami prediksikan akan menguat terdorong oleh penguatan bursa Amerika dan regional Asia pagi ini. Indeks Nikkei melonjak 1,14%, Kospi naik 0,22% sedangkan Shanghai Composite dan Hang Seng melaju 0,84% dan 0,73%. Selain itu harga komoditas minyak dan batubara yang masih lanjutkan rally akan memcau sektor mining bergerak ke atas. Namun demikian, investor perlu mewaspadai pergerakan IHSG yang Jumat lalu membentuk pola bintang jatuh (shooting star) yang menunjukkan besarnya tekanan jual, meski saat ini indeks masih di zona netral dan belum masuk zona overbought. Apabila pagi ini dikonfirmasi dengan penurunan indeks, maka peluang untuk bearish akan cukup besar.

Bursa Eropa mixed

Pergerakan bursa Eropa cukup mixed pada Jumat lalu. Indeks FTSE Inggris turun 0,11% namun CAC 40 Perancis dan DAX Jerman mampu menguat 0,15% dan 0,18%. Secara keseluruhan indeks Stoxx Euro 600 ditutup menguat 0,23%. Sentimen positif berasal dari sektor telekomunikasi yang melonjak di atas 2% setelah perusahaan British Telecom  mendapatkan keuntungan dari adanya regulasi baru.

Bursa Amerika cerah

Bursa Wall Street melanjutkan kenaikanya. Indeks Dow Jones melaju 1,39% sedangkan S&P 500 dan Nasdaq masing – masing melompat tajam 1,60% dan 1,77%. Sektor teknologi menjadi pendorong utama dengan saham Intel, Facebook, Amazon, Netflix, dan Alphabet naik di atas 1%. Sentimen positif juga datang dari rilis laporan kebijakan the FED yang salah isinya adalah bank sentral melihat perekonomian AS mengalami full employment kendati kenaikan upahnya tampak moderat.

Batubara

Di bursa Rotterdam harga batubara melemah tipis 0,34% ke level USD 86,75 per metrik ton, namun di bursa Newcastle harganya melonjak tajam 1,27% ke level USD 108,15 per metrik ton. Penguatan batubara dipicu oleh India yang menambah impor batubara tahun ini, lantaran Coal India Ltd gagal memenuhi target produksi. Coal India disinyalir mengalami kendala produksi. Awalnya pemerintah memberi target pasokan 288 kereta batubara per hari, hingga Maret 2019. Nyatanya, per Februari ini, pasokan yang bisa dipenuhi rata-rata cuma 264,2 kereta batubara per hari.

Minyak mentah

Harga minyak WTI masih melanjutkan rally dengan penguatan sebesar 1,32% ke level USD 63,55 per barel karena sentimen dari penutupan ladang minyak El Feel di Libya, yang menghasilkan 70.000 barel minyak mentah per hari akibat kerusuhan. Selain itu rilis data EIA pekan lalu yang menunjukkan bahwa persediaan minyak mentah AS secara tak terduga turun 1,6 juta barel turut mengurangi kekhawatiran over supply.


Image suorce: www.kanalaceh.com

Author


Avatar