Market Updates

Mengikuti bursa regional Asia, IHSG melemah di akhir pekan

Pergerakan IHSG hari ini terseret oleh pelemahan bursa global pasca keputusan presiden Trump yang akan menjatuhkan bea masuk impor atas produk baja dan aluminium, masing masing sebesar 25% dan 10% yang berpotensi menimbulkan adanya perang dagang dan membuat investor khawatir. Hasilnya bursa regional Asia Sore ini bergerak melemah dan menyeret IHSG turun cukup dalam.

Indeks Nikkei Jepang ditutup anjlok 2,5% setelah mata uang yen menguat cukup tajam dan menggerus kinerja saham – saham berbasis ekspor. Di saat volatilitas market cukup tinggi, yen dan emas cenderung akan diburu karena merupakan aset safe haven. Berikutnya indeks Kospi Korea  berakhir melemah 1,04% karena produksi industri tercatat hanya bertumbuh 1% pada bulan Januari, jauh di bawah konsensus di angka 2%.

Kemudian dari China, indeks Shanghai Composite melemah 0,59% setelah pemerintah China berencana membalas penetapan tarif impor baja dan Alumunium oleh Amerika dengan cara menjual kepemilikan obligasi AS. Seperti diketahui, saat ini China merupakan kreditur asing terbesar untuk obligasi pemerintah Amerika Serikat. Kemudian dari Hong Kong, indeks Hang Seng juga turut terpuruk dengan pelemahan sebesar 1,50% terdampak oleh kekhawatiran timbulnya perang dagang dan rilis data penjualan retail yang turun 1,7% year on year.

IHSG turun 0,36%

Dengan hanya didukung tiga sektor yang menguat, IHSG berakhir melemah 0,36% ke level 6582,32 setelah diperdagangkan di rentang 6561 – 6597. Tujuh sektor lain bergerak bearish dengan penekan terbesar di sektor mining (-2,68%) seiring dengan kejatuhan harga batubara dan minyak mentah. Selain mining, sektor agri yang terpukul oleh kenaikan tarif impor India juga menekan laju indeks dengan penurunan sebesar -1,30% yang kemudian disusul oleh sektor konstruksi yang merosot hingga 1,25%.


Image source: www.thenational.ae

Author


Avatar