The Prominence Office Complex Block 38G/18 Alam Sutra, Tangerang, Banten INDONESIA 0888-1314-300 | 021-300-52588 | 021-300-52589
Market Updates

Meski semua sektor yang menyokong bursa bergerak turun hari ini, sektor mining mengalami kemerosotan yang cukup mencolok, hingga -3,56%, tertekan oleh anjloknya saham – saham produsen batubara. ADRO terjerembab hingga -7,30% disusul oleh BUMI -6,30% dan HRUM -6,15%, adapun PTBA dan ITMG masing – masing rontok -3,93% dan -2,39%. Penurunan serempak saham – saham batubara ini terjadi setelah presiden Jokowi dikabarkan menyetujui revisi PP no. 23/2010 tentang Pelaksanaan Kegiatan Usaha Pertambangan Mineral dan Batubara.


Salah satu pasal yang direvisi adalah pasal 85 yang isinya Menteri dapat menentukan harga baru bara tertentu untuk kepentingan nasional. Selanjutnya Keputusan Menteri ESDM sebagai aturan turunan dari PP tersebut juga sudah disiapkan. Harga batu bara DMO (Domestic Market Obligation) untuk kelistrikan akan ditetapkan Menteri ESDM Ignasius Jonan dalam Kepmen dan diharapkan akan mampu menjembatani perdebatan soal harga batu bara DMO antara PLN dengan pengusaha.

IHSG tertekan outflow dana asing

Gerak indeks masih belum bisa keluar dari trend negatifnya sejak awal bulan Maret ini. Diperdagangkan dengan rentang antara 6436 – 6346, IHSG ditutup turun tajam -2,03% ke level 6368,27. Semua sektor melemah dengan penekan utama pada mining dan consumer goods yang merosot di atas 3%. Selain kedua sektor tersebut, agriculture, basic industry, miscellaneous industry, construction dan manufacture juga anjlok lebih dari 2%.

Penurunan IHSG tidak terlepas dari tekanan outflow dana asing yang masih belum berhenti. Hingga penutupan market, nett sell terpantau mencapai 1,16 triliun di keseluruhan pasar. Hal ini membuat sejak awal bulan hingga sekarang, dana asing yang keluar dari bursa mencapai 4,76 triliun dan menyebabkan indeks melorot -3,6%.

Bursa Asia merah membara

Hampir semua indeks utama regional Asia bergerak melemah mengikuti bursa Amerika dan Eropa. Ketakutan akan dampak balasan dari kukuhnya presiden Donald Trump dalam penetapan tarif impor membuat investor cenderung mengamankan dananya dari aset – aset beresiko ke aset safe haven. Hasilnya mata uang yen sore ini lanjut terapresiasi hingga 0,33% ke level 105,79 per USD sedangkan harga emasnaik 0,32% ke USD 1339,50 per troy ounce.

Karena aksi jual inipula maka indeks MSCI Asia pacific di luar Jepang terpantau bergerak melemah hingga -0,4% dengan bursa China sebagai penekan utama. Indeks Shanghai Composite dan Hang Seng Hong Kong ditutup merosot 0,55% dan 1,01%. Dari Korea, indeks Kospi juga berakhir melemah 0,40% tertekan oleh keluarnya arus dana asing yang semakin deras.

Di Jepang, indeks Nikkei 225 tidak mengalami nasib yang jauh berbeda dan ditutup turun 0,77%. Penguatan mata uang yen terhadap dollar memukul sektor – sektor industri yang berkaitan dengan ekspor seperti otomotif dan teknologi. Selain itu, investor juga mewaspadai perubahan arah ekonomi Amerika ke depanya pasca mundurnya penasihat ekonomi utama Donald Trump, Gary Cohn. Cohn dikenal sebagai pendukung kebijakan pasar bebas, sehingga dengan pengunduran dirinya, Amerika ditengarai semakin dekat dengan kebijakan proteksionisme.



Image source: http://validnews.co

0