The Prominence Office Complex Block 38G/18 Alam Sutra, Tangerang, Banten INDONESIA 0888-1314-300 | 021-300-52588 | 021-300-52589
Market Updates

Terseret oleh pelemahan bursa Amerika dan penurunan harga komoditas, IHSG ditutup anjlok 1,35% ke level 6412,85 setelah diperdagangkan di rentang 6399 – 6501. Semua sektor bergerak melemah dengan penekan utama pada sektor consumer yang terperosok hingga -2,35% disusul oleh infrastructure, -2,10% dan mining, -1,75%. Pelemahan di sektor consumer disebabkan oleh jatuhnya harga saham GGRM dan HMSP terdampak sentimen negatif dari penurunan penjualan rokok di bulan Februari sebesar 2% year on year dan turun dari capaian Januari 2017 yang sebesar 7,3% YoY. 

Sementara itu, di sektor infrastructur, penjualan besar asing di saham TLKM membuat sahamnya melemah hingga 2,62% dan membebani sektor ini secara keseluruhan. Berikutnya kejatuhan di sektor mining lebih disebabkan oleh penurunan harga komoditas terkait, yaitu batubara dan minyak bumi. Hal ini kemudian diperparah oleh penguatan dollar indeks yang sore ini terapresiasi hingga  0,17% ke level 90,04. Seperti diketahui, penguatan mata uang dollar umumnya berkorelasi negatif terhadap harga komoditas.

Asing net sell besar

Hingga penutupan market, outflow asing dari bursa terpantau mencapai 702,07 miliar di keseluruhan pasar. Saham BBRI, TLKM dan BMRI menjadi top net sell asing dengan masing – masing mencatatkan penjualan bersih lebih dari 100 miliar. Adapun top net buy asing hari ini masih dipegang oleh BBCA dengan pembelian bersih senilai 56 miliar diikuti ADRO 41 miliar, MIKA 21 miliar dan INCO 17 miliar.

Bursa Asia mixed

Pergerakan bursa Asia sore hari ini cukup bervariasi. Investor harap – harap cemas menantikan rilis data inflasi dan penjualan retail AS untuk sedikit mendapatkan petunjuk arah laju pengetatan suku bunga oleh The Fed. Indeks MSCI Asia Pacific yang digunakan sebagai barometer bursa regional Asia terpantau naik tipis 0,2%, rebound dari pelemahanya di pagi hari tadi.

Dari bursa Jepang, indeks Nikkei 225 berhasil keluar dari teritori negatif dan ditutup melonjak 2,30% seiring dengan melemahnya mata uang yen terhadap dolar AS. Padahal pada pembukaan tadi pagi, Nikkei 225 sempat jatuh terdampak skandal kroniisme yang menyeret PM Shinzo Abe dan Menteri Aso.  Selain dari Jepang, Indeks Kospi Korea juga turut ditutup menguat 0,42% ke level 2.494,49.

Di sisi lain, indeks Shanghai Composite dan Hang Seng serempak melemah 0,49% dan 0,16% setelah pemerintah China mengumumkan rencana penggabungan regulator pada industri perbankan dan asuransi untuk mengatasi timbunan utang perusahaan yang semakin berkembang. Hal ini dikhawatirkan akan semakin menyulitkan proses pencairan kredit ke swasta. Kemudian dari Australia, indeks ASX 200 berakhir turun 0,36% terseret oleh pelemahan di sektor mining yang disebabkan oleh merosotnya harga batubara dan minyak mentah.


Image source: sanjoseinside.com

0