Market Updates

Rebound sektor mining mengikis penurunan IHSG

Sempat naik di awal perdagangan, IHSG kembali terpuruk seiring dengan melemahnya bursa Asia dan derasnya arus dana asing yang keluar dari bursa. Bergerak di rentang 6236 – 6304, IHSG ditutup turun 0,27% ke level 6304,95. Sektor infrastructur masih terpuruk dengan saham TLKM dan PGAS yang masih bearish. Berikutnya sektor agri juga terjatuh cukup dalam, -1,68% setelah rilis data impor CPO India menunjukkan penurunan sebesar 9% year on year. Di sisi lain, sektor mining yang sempat merosot hingga -0,9% berhasil ditutup naik tipis 0,1% seiring dengan beredarnya berita bahwa produksi batubara mingguan Amerika yang berakhir pada 10 Maret tercatat turun 1,9% week on week.

Asing net sell jumbo

Outflow asing di akhir hingga penutupan pasar tercatat cukup besar mencapai 1,03 triliun, jauh melampaui rata-rata outflow harian bulan ini sebesar 727 miliar. Saham ASII dan BBRI menjadi yang paling banyak dijual asing dengan net sell sebesar -323 miliar dan -249 miliar, diikuti oleh BMRI -175 miliar, UNTR -156 miliar dan UNVR -138 miliar. Di sisi lain, saham BBCA berbalik menjadi top net buy asing dengan pembelian bersih 107 miliar, disusul oleh ROTI 103 miliar, INKP 72 miliar, SMGR 33 miliar dan ITMG 33 miliar.

Bursa Asia bearish

Di luar indeks Kospi, Korea Selatan, hampir semua indeks utama di regional Asia ditutup melemah, terdampak sentimen dari kabar akan dipecatnya penasehat kemanan nasional AS, Herbert Raymond McMaster, yang mana tidak berselang lama dari kepergian Rex Tillerson dan Gary Cohn sehingga menimbulkan ketidakpastian politik di negeri adidaya tersebut. Selain itu, ketegangan antara Inggris, Amerika dengan Rusia terkait tuduhan pembunuhan terhadap agen ganda Sergei Skripal turut menimbulkan kekhawatiran timbulnya perang dingin.

Indeks MSCI Asia Pacific terpantau turun 0,18% sore ini dengan penekan terbesar dari bursa China dimana indeks Shanghai Composite dan Hang Seng serentak melemah 0,65% dan 0,30%. Kemudian dari Jepang, indeks Nikkei 225 ikut merosot 0,58% setelah rilis data produksi industri turun 7,3% dibanding bulan sebelumnya.


Image source: http://www.groundtruthtrekking.org

Author


Avatar