The Prominence Office Complex Block 38G/18 Alam Sutra, Tangerang, Banten INDONESIA 0888-1314-300 | 021-300-52588 | 021-300-52589
Market Updates

Pergerakan IHSG hari ini mayoritas berada di zona merah, namun tekanan beli kuat pada sesi pre-closing membuat indeks meloncat ke posisi tertingginya hari ini yaitu di level 6188,99 atau menguat sebanyak 0,78%. Bahkan sektor finance yang sepanjang perdagangan menekan IHSG berbalik naik 0,25%. Sebelumnya, sektor yang mempunyai kapitalisasi terbesar di BEI ini menekan IHSG jatuh ke zona merah karena kekhawatiran investor akan adanya regulasi baru terkait amandeman UU bank Indonesia yang direncanakan oleh Gubernur BI terpilih, Perry Warjiyo.

Seperti diketahui, Gubernur Perry menyatakan keinginan untuk memperluas peran BI yang saat ini hanya menjaga stabilitas inflasi dan rupiah menjadi lebih aktif dalam mendukung perekonomian nasional. Dalam paparanya, Perry menekankan keinginan agar lembaga perbankan bisa lebih memperluas jangkauan pembiayaan ke kredit infrastruktur, properti dan bahkan masuk ke obligasi korporasi. Meski demikian, revisi UU yang direncanakan belum akan dilaksanakan pada tahun ini karena belum masuk dalam program legislasi nasional (Prolegnas) 2018, sehingga respon pasar hari ini hanya merupakan reaksi kepanikan jangka pendek.

Asing Catatkan Net Buy

Menguatnya IHSG hari ini tidak terlepas dari redanya aksi jual asing di bursa. Bahkan, hingga penutupan market, asing berbalik mencatatkan net buy meski tidak begitu besar yaitu senilai 10,85 miliar di keseluruhan pasar. SMGR menjadi saham yang paling banyak diburu asing dengan pembelian bersih sebesar 41 miliar diikuti KLBF 34 miliar, PGAS 33 miliar, ADRO 22 miliar dan MYRX 20 miliar. Di sisi lain saham – saham yang mencatatkan top net sell di antaranya adalah TELE -90 miliar, HMSP -55 miliar, UNTR -54 miliar dan BMRI -53 miliar. Kemudian untuk total bulan ini, outflow asing tercatat sebesar 14,93 triliun di keseluruhan pasar, lebih tinggi dari outflow di bulan Februari  sebesar 10,34 triliun.

Bursa Asia pertahankan penguatan

Mayoritas indeks utama di bursa Asia berhasil mempertahankan penguatanya tadi pagi. Indeks Nikkei 225 ditutup naik 0,61% diikuti Kospi yang menanjak 0,71% sedangkan Shanghai Composite dan Hang Seng masing – masing melaju 1,22% dan 0,24%. Fokus investor masih tertuju dengan respon presiden Kim Jong Un yang dikabarkan bersedia melakukan pertemuan dengan negara – negara lain seperti Jepang, China dan Rusia. Hal ini akan menjadi langkah maju bagi upaya denuklirisasi Korea Utara.


Image source: http://time.com

0

Morning Review

Sejumlah indeks utama di regional asia bergerak di teritori positif pagi ini. Indeks Nikkei 225 Jepang melaju 0,88% diikuti Kospi yang naik 0,19% sedangkan Shanghai Composite dan Hang Seng masing – masing naik di kisaran 0,3%. Sentimen positif dari keinginan pemerintah Jepang untuk melakukan pertemuan dengan presiden Kim Jong Un dengan salah satu agendanya adalah membahas warga Jepang yang diculik oleh agen Korea Utara beberapa dekade lalu.

Di sisi lain, presiden Kim Jong Un juga telah mengumumkan kepada pemimpin Partai Pekerja Korea yang berkuasa di korut mengenai kemungkinan pertemuan tingkat tinggi dengan Jepang, Rusia dan negara-negara lain. Jika hubungan dengan negara tersebut kembali berjalan lancar, Korea Utara dikabarkan akan menerima bantuan senilai USD 20 miliar – USD 50 miliar.

Bursa Amerika masih ditekan sektor teknologi

Sejumlah indeks utama Wall Street bergerak bearish yang lagi – lagi disebabkan oleh tekanan dari sektor teknologi. Saham Amazon  dan Netflix anjlok lebih dari 4% sedangkan Apple melemah 1,1%. Di sisi lain, saham sektor consumer dan real estate menjadi buruan investor setelah data Departemen Perdagangan AS menunjukkan, pertumbuhan ekonomi kuartal keempat mencapai 2,9% secara tahunan, lebih tinggi ketimbang estimasi awal sebelumnya pada 2,5% didorong oleh laju belanja konsumen yang tinggi.

Minyak mentah melemah tipis

Harga minyak WTI ditutup melemah tipis 0,03% ke level USD 64,67 per barel, masih dibayangi oleh laporan American Petroleum Industry (API) terkait peningkatan pasokan minyak di Amerika. Selain API, Energy Information Administration (EIA) juga melaporkan persediaan minyak mentah AS meningkat 1,64 juta barel pekan lalu yang mana hampir dua kali lipat di atas estimasi analis.

Batubara lanjut menguat

Harga batubara serempak bergerak menguat setelah beredar kabar bahwa perusahaan konglomerat India, Adani Enterprises gagal memenuhi tenggat waktu pengiriman batubara dari salah satu tambang batubara terbesar di Queensland karena masalah funding.  Di newcastel untuk kontrak April, harga batubara menguat 0,27% ke level USD 91,70 per metrik ton sedangkan di Rotterdam harganya melaju hingga 0,45% ke USD 78,35 per metrik ton.

CPO terpuruk

Harga CPO di bursa Malaysia melanjutkan pelemahanya, bahkan ketika harga minyak kedelai sebagai komoditas substitusi terpantau naik. Di bursa malaysia, harga CPO ditutup turun 0,58% ke level 2417 ringgit per ton karena mata uang ringgit yang menguat hingga 0,7% ke level 3,8680 per dolar AS.

 

Image source: https://i.ytimg.com

0