Market Updates

IHSG bersinar di tengah bursa Asia yang berbalik melemah

Seperti pada penutupan pekan lalu, IHSG hari ini ditutup di level tertinggi harian yaitu 6240, 57 atau naik 0,83% meskipun sempat bergerak turun hingga 6168. Bursa regional Asia yang berbalik melemah tidak menghalangi laju kenaikan IHSG yang didukung oleh rilis data inflasi yang sedikit di atas perkiraan pasar. Delapan dari sepuluh sektor yang menyokong bursa bergerak di zona hijau dengan pendorong terbesar di sektor aneka industri yang naik 2,85% terbantu oleh lonjakan saham ASII. Selain sektor tersebut, Consumer, Construction, Infrastructur dan Manufacture juga menguat lebih dari satu persen.

Data Inflasi didukung penurunan DPK

Pertumbuhan inflasi yang melebihi ekspektasi disambut baik oleh market. BPS mencatat inflasi Maret tumbuh 0,12% secara month on month atau 3,4% secara year on year. Hal ini sedikit lebih tinggi daripada konsensus di angka 0,12% mom dan 3,35% yoy. Meski demikian, inflasi yang tinggi ini dianggap sebagai hal positif yang menandakan bahwa konsumsi masyarakat mulai meningkat. Hal ini didukung dari data pertumbuhan Dana Pihak Ketiga (DPK) perbankan yang terus menunjukkan trend turun, Pada Desember tahun lalu pertumbuhan DPK mencapai 9,4% yoy, kemudian di Januari turun menjadi 8,4% yoy yang dilanjut pada Februari sebesar 8,22% yoy.

Asing masih net sell

Asing kembali mencatatkan outflow dengan penjualan bersih di keseluruhan pasar mencapai 243,96 miliar. UNTR dan ASII menjadi yang paling banyak dijual asing dengan net sell masing – masing sebesar -85 miliar dan -73 miliar, diikuti oleh UNVR -47 miliar, TLKM -39 miliar dan BBCA -35 miliar. Adapun beberapa saham yang mencatatkan top net buy di antaanya adalah INDY 35 miliar, BUMI 33 miliar, BBNI 24 miliar, KLBF 21 miliar dan MNCN 20 miliar.

Bursa Asia berbalik merah

Meski sempat menghijau di awal pembukaan market, sejumlah indeks utama Asia berbalik ke teritori negatif. Meruncingnya hubungan Rusia dengan berbagai negara dan juga tensi perang dagang China – Amerika membuat pasar menjadi tertekan. Indeks Nikkei 225 Jepang ditutup turun 0,09% diikuti Kospi dan Shanghai Composite yang melemah tipis 0,09% dan 0,16%. Meski demikian Hang Seng masih sanggup mempertahankan penguatanya dan ditutup menanjak 0,24%.

Seperti diketahui, pagi tadi China mulai memberlakukan tarif impor hingga 25% pada 128 produk Amerika Serikat meliputi daging babi beku, wine, buah-buahan dan kacang-kacangan. Produk – produk yang dibebani bea impor ini sama dengan daftar tarif yang dirilis pada 23 Maret lalu dengan rincian 120 produk dikenai bea masuk 15% dan delapan sisanya dengan tarif 25%.

Kemudian terkait ketegangan dengan Rusia, dikabarkan bahwa pemerintahan Rusia melayangkan protes keras terkait pengusiran utusan Moskow dari markas besar PBB oleh Amerika. Gennady Gatilov yang merupakan utusan untuk kantor PBB di Jenewa menyebut bahwa Amerika melanggar hukum dengan mengusir diplomat Rusia dari markas besar PBB dan menyatakan Amerika gagal sebagai negara tuan rumah bagi badan internasional.


Image source: https://i.pinimg.com/

Author


Avatar