Morning Review

Dipengaruhi kondisi bursa global, berikut proyeksi IHSG hari ini

Pergerakan IHSG hari ini kami prediksikan akan cenderung untuk bergerak melemah secara terbatas terpengaruh kondisi bursa Amerika dan regional Asia yang kurang kondusif. Indeks Wall Stret turun tajam malam tadi sedangkan bursaregional Asia dibuka merah. Indeks Nikkei 225 terpantau melemah 0,85% diikuti Kospi yang merosot 0,48%. Adapun Shanghai Composite dan Hang Seng turun 0,84% dan 0,49%. Meski demikian, karena IHSG saat ini masih berada di zona jenuh jual maka penurunan akan terbatas, hal ini juga didukung oleh trend penurunan arus dana asing yang keluar dari bursa selama dua hari terakhir.

Bursa Amerika melemah

Sejumlah indeks utama Wall Street mengalami penurunan seiring dengan kejatuhan sektor teknologi dan kekhawatiran ekskalasi perang dagang yang terus meluas.  Indeks Dow Jone merosot hingga -1,90% disusul Nasdaq dan S&P yang turun 2,74% dan 2,23%. Saham – saham raksasa teknologi  Amazon, dan Tesla Motors jatuh lebih dari 5% sedangkan Facebook kehilangan harga 2,8%.

Minyak mentah terperosok

Harga minyak WTI anjlok cukup tajam hingga -3,22% ke level USD 62,85 per barel tertekan oleh kabar bahwa Arab Saudi akan memotong harga minyaknya menjadi lebih rendah untuk dipasarkan di daerah Asia. Kemudian hal ini diperparah oleh rilis data Rusia yang menunjukkan peningkatan produksi minyak menjadi 10,97 juta barel per hari pada Maret lalu.

Batubara stagnan,

Harga batubara stagnan setelah libur panjang memperingati hari raya paskah. Di Newcastle harga batubara dipatok USD 79,35 per metrik ton sedangkan di Rotterdam harganya tetap 90,90 per metrik ton.

CPO subur

Harga CPO naik cukup signifikan hingga 1,40% ke level 2459 ringgit per ton. Pendorong harga sawit berasal dari rilis data ekspor CPO Malaysia selama bulan Maret naik 21,6% menjadi 1,39 ton karena permintaan akan biodiesel dan persiapan menjelang bulan Ramadhan. Selain itu cadangan CPO di Indonesia yang menunjukkan penurunan sebesar 8% pada bulan lalu turut menopang laju harga sawit.


Image source: http://www.the-blockchain.com

Author


Avatar