Market Updates

Tekanan jual asing dan sentimen bursa China bawa IHSG melemah 0,64%

Sempat menguat di awal perdagangan, IHSG kembali mencatatkan pelemahan di hari kedua. Tekanan jual asing dan pelemahan bursa China membebani laju indeks dan membuat IHSG tergerus 0,64% ke 6270,33 yang mana sekaligus menjadi level terendahnya hari ini. Seperti diberitakan, tingkat ekspor China pada bulan Maret secara tidak terduga merosot 2,7% secara year on year. Impor tumbuh melebihi ekspektasi di angka 14,4% namun karena ekspor yang turun -34,5% membuat defisit perdagangan mencapai USD 4,98 miliar. Bursa China pun berbalik arah ke zona merah. Indeks Shanghai Composite merosot 0,66% sedangkan Hang Seng penguatanya terkikis dan hanya menyisakan kenaikan 0,07%.

Hanya dua sektor menguat

Dari sepuluh sektor yang menyokong bursa, hanya mining dan agriculture yang mampu berkinerja positif. Sektor mining naik 0,53% setelah China merilis data impor batubara pada bulan Maret yang melompat 20,9% year on year menjadi 26,7 juta ton atau naik 5,8 juta ton dari bulan Februari. Kemudian, sentimen positif dari sektor agri datang dari membaiknya proyeksi ekspor CPO Malaysia bulan ini yang diperkirakan masih akan tumbuh 5% secara month on month sedangkan stock diperkirakan turun 8%. Di sisi lain, delapan sektor yang melemah dipimpin oleh sektor aneka industri yang anjlok hingga – 2% diikuti infrastructur -1,97%, consumer goods -1,28% dan manufacture -1,16%.

Asing kembali net sell besar

Hingga penutupan market, net sell asing di keseluruhan pasar mencapai 620,71 miliar, yang mana jauh lebih tinggi dari rata – rata outflow bulan ini di angka 300 miliar. Penjualan terbesar hari ini terjadi pada saham MDKA di pasar nego senilai 207,28 miliar. Sementara itu di pasar reguler, net sell asing tercatat mencapai 411 miliar saja dengan top outflow di saham BBCA 178 miliar, TLKM 75 miliar, ASII 74 miliar dan BBRI 56 miliar.

Selain China, bursa regional lain menghijau

Sejumlah indeks utama regional Asia di luar China bergerak menghijau mengekor pergerakan Wall Street tadi malam. Indeks Nikkei 225 menguat 0,55% karena dukungan saham-saham di sektor sektor teknologi dan otomotif yang bergerak menguat karena mata uang yen yang terdepresiasi. Kemudian dari Korea, indeks Kospi ditutup naik 0,51% seiring menguatnya saham Samsung dan SK Hynix Inc. Sementara itu, indeks ASX 200 Australia juga ikut menguat meski tipis sebesar 0,27% karena melonjaknya saham – saham sumber daya dan juga perbankan.


Image source: https://cdn3.i-scmp.com

Author


Avatar