Market Updates

Neraca dagang surplus untuk pertama kalinya di 2018, IHSG ditutup menghijau

IHSG berhasil mengakhiri pelemahan selama dua hari beruntun dan ditutup naik 0,26% ke level 6286,75 setelah diperdagangkan dengan rentang antara 6262 – 6305. Sentimen positif datang dari menguatnya bursa Asia dan rilis data neraca perdagangan Indonesia yang secara mengejutkan surplus USD 1,09 miliar, jauh di atas konsensus yang memperkirakan defisit sebesar USD 0,09 miliar. Surplus neraca perdagangan ini bahkan terjadi ketika negara – negara di Asia mengalami kemunduran seperti misalnya China yang mengalami defisit USD3,8 miliar kemudian Thailand defisit USD1,1 miliar, dan Australia defisit USD602 juta.

Digerakkan dua sektor

Dari sepuluh sektor yang terdaftar, enam di antaranya bergerak di zona hijau dengan pendorong terbesar di sektor aneka industri dan consumer. Sektor aneka industri ditenagai oleh naiknya saham ASII setelah data penjualan motor di bulan Maret menunjukkan peningkatan 21,8% dibanding dengan Februari sedangkan di sektor consumer lonjakan di saham UNVR, HMSP dan AISA membawa sektor ini melaju hingga 0,99%.

Sektor mining balik badan

Berkebalikan dengan dua sektor tersebut, sektor mining yang sempat naik hingga 0,64% justru berbalik minus 0,52% seiring terkoreksinya harga minyak setelah rilis data Baker Hughes menunjukkan bahwa perusahaan energi Amerika menambah tujuh rig pengeboran baru menjadi 815 unit. Selain harga minyak, emiten batubara juga masih terdampak oleh pernyataan menteri Jonan pekan lalu yang memutuskan bahwa di 2018 tidak akan ada pembangunan PLTU tenaga batubara di pulau Jawa karena isu lingkungan.

Asing net sell setengah Triliun

Derasnya arus dana yang keluar di BBCA dan tidak adanya pembelian asing yang signifikan membuat total outflow membengkak hingga -551,16 miliar di keseluruhan pasar. BBCA dan INTP menjadi saham yang paling banjak dijual asing dengan net sell -249 miliar dan -84 miliar, diikuti oleh ASII 77 miliar, PTBA -34 miliar dan PGAS 31 miliar. Adapun saham – saham yang yang menjadi top net buy di antaranya adalah BMRI 21 miliar, INKP 18 miliar, TLKM 16 miliar dan MPMX 14 miliar.

Bursa Asia mixed

Sejumlah indeks utama regional Asia bergerak beragam mayoritas menguat. Indeks Nikkei 225 ditutup naik 0,29% diikuti Kospi dan ASX Australia yang melaju 0,10% dan 0,21%. Adapun bursa China masih terdampak oleh kurang memuaskanya rilis data ekonomi dan melanjutkan pergerakanya di teritori negatif sejak awal pembukaan pasar. Indeks Shanghai Composite ditutup anjlok 1,53% sedangkan Hang Seng merosot hingga 1,90%.

 

Image source: https://www.acehbisnis.co

Author


Avatar