The Prominence Office Complex Block 38G/18 Alam Sutra, Tangerang, Banten INDONESIA 0888-1314-300 | 021-300-52588 | 021-300-52589
Market Updates

Selepas jeda sesi I saham PGAS tepantau melonjak cukup tajam dan naik hingga lebih dari 10% dalam waktu lima menit setelah perusahan tersebut dikabarkan menandatangani integrasi  antara PT PGN Tbk (PGAS) dengan Pertagas yang merupakan anak usaha Pertamina di bidang hilir migas. Menurut salah satu Deputi BUMN di bidang usaha pertambangan, Fajar Harry S, penandatanganan dilakukan di kantor pusat Pertamina siang ini dengan disaksikan oleh Menteri BUMN Rini Soemarno, jajaran direksi PGN, dan jajaran direksi Pertamina. Lonjakan saham PGAS ini berhasil membawa sektor infrastruktur menopang laju penguatan IHSG dengan kenaikan sebesar 2,38%.

IHSG akhiri pelemahan 3 hari beruntun

Dengan sembilan dari sepuluh sektor yang menguat, IHSG berhasil melesat 2,33% ke 5799,24 yang sekaligus menjadi level tertingginya hari ini. Sektor basic industry yang kemarin menjadi penekan utama IHSG berbalik naik 3,17% didorong rebound saham INTP dan SMGR sebesar 6,02% dan 0,71%. Berikutnya sektor finance juga melambung hingga 2,60& berkat cemerlangnya kinerja saham perbankan blue chip. BMRI melaju 5,38% diikuti BBNI 3,68%, BBRI 3,27% dan BBCA 2,51%. Selain kedua sektor tersebut, sektor lain seperti basic industry, mining, miscellaneous industry dan consumer goods juga menguat di atas 2%.

Sektor agri satu-satunya yang melemah

Sektor agriculture yang didominasi oleh saham – saham perkebunan kelapa sawit tidak mampu mempertahankan penguatanya tadi pagi dan harus ditutup turun tipis 0,01%. Penekan utama sektor ini berasal dari proyeksi harga CPO dua bulan ke depan yang diprediksikan akan turun di kisaran 2100 ringgit per ton padahal saat ini harga CPo masih berkutat di kisaran 2300 ringgit per ton. Rendahnya proyeksi harga ini disebabkan oleh peningkatan output CPO dan turunya harga komoditas pengganti yaitu minyak kedelai. Hal ini diperparah oleh permintaan China dan India yang melemah. Ekspor CPO bulan ini saja terpantau turun 15,7% menurut pemerintah Malaysia dan drop sebesar 12,6 – 14,1% menurut perusahan – perusahaan kargo.

Bursa Asia rebound

Bursa Asia sore ini berhasil mengakhiri rally pelemahanya dimana indeks MSCI Asia Pacific di luar Jepang mendaki hingga di atas 1%. Saham – saham di China dan Hong Kong menjadi katalis utama setelah pemerintahan China dikabarkan akan melonggarkan investasi dari luar negeri ke bidang – bidang yang berkaitan dengan perbankan, otomotif dan agriculture. Indeks Hang Seng ditutup menanjak 1,55% disusul oleh Shanghai Composite yang melesat 2,17%. Adapun Nikkei 225 dan Kospi Korea ikut ditutup menguat masing – masing 0,15% dan 0,51%.


Image source: www.bekasipos.com

0