The Prominence Office Complex Block 38G/18 Alam Sutra, Tangerang, Banten INDONESIA 0888-1314-300 | 021-300-52588 | 021-300-52589
Market Updates

Sempat menghijau di awal perdagangan, IHSG berbalik melemah dan ditutup di level terendahnya hari ini di posisi 5746,77 atau turun sebanyak 0,9%. Saham ASII menjadi penekan utama indeks dengan kejatuhan sebesar 5,30% dan membuat sektor aneka industry merosot hingga -4,68%. Selain sektor aneka industry, delapan sektor lain juga turun cukup dalam seperti basic industry dan mining yang ambles- 2,19% dan -2,18% diikuti manufacture -1,14%, finance -0,79% serta konstruksi -0,72%. Satu-satunya sektor yang ditutup menguat hanyalah consumer goods yang naik 0,24%.

Sektor consumer terdorong data inflasi

Siang tadi BPS merilis data inflasi inflasi bulanan sebesar 0,59%, sementara inflasi tahunan diumumkan sebesar 3,12%. Angka inflasi tersebut tercatat lebih tinggi dari konsensus sebesar 0,51% MoM dan 2,97% YoY. Hal ini dipersepsikan pasar sebagai tanda pulihnya tingkat konsumsi masyarakat dan membuat saham – saham di sektor ini diborong investor. HMSP. GGRM dan KLBF sempat melesat di kisaran 5% sedangkan SIDO dan KAEF menguat hingga di atas 2%.

Dibatasi pelemahan rupiah

Penurunan IHSG sedikit banyak terpengaruh oleh pergerakan rupiah yang kembali memanas. Hingga sore ini rupiah terpantau melemah 0,63% ke level Rp 14.383 per dolar AS. Keputusan Bank Indonesia menaikkan suku bunga acuan sebesar 50bps pada Jumat kemarin sepertinya belum mampu menahan kejatuhan rupiah. Hal ini menekan saham – saham yang memiliki hutang berdenominasi dollar.

Asing berbalik net sell

Sempat mencatatkan net buy hingga 95 miliar, asing perlahan keluar dari bursa dan hingga penutupan mencatatkan outflow sebesar 26,63 miliar di pasar regular. ASII dan BMRI memimpin daftar saham yang paling banyak dijual asing dengan net sell sebesar -74 miliar dan -43 miliar diikuti oleh TKIM -39 miliar, BDMN -38 miliar dan AMRT -38 miliar. Di sisi lain dua bank besar BBRI dan BBCA menjadi top net buy asing dengan pembelian bersih sebesar 93 miliar dan 55 miliar diikuti PTBA 38 miliar, INKP 37 miliar dan TLKM 23 miliar.

Image source: images.detik.net.id/

0