The Prominence Office Complex Block 38G/18 Alam Sutra, Tangerang, Banten INDONESIA 0888-1314-300 | 021-300-52588 | 021-300-52589
Market Updates

Menjadi sektor dengan kenaikan tertinggi hari ini, sektor mining diuntungkan oleh kenaikan harga minyak dan batubara sekaligus. Minyak WTI memanas setelah pasokan minyak Amerika mulai menipis karena pembatasan pasokan oleh AS dan belum terpenuhinya janii Arab Saudi yang akan meningkatkan produksi minyak menjadi 11 juta barel per hari. Padahal di saat yang sama suplai minyak dari Iran, Libya dan Venezuela tidak dalam kapasitas yang penuh.

Sementara itu dari sub sektor batubara, lonjakan ekspor ke China yang cukup pesat  membuat rally harga di hari keempat ini belum terhenti. Seperti diberitakan, batubara di port Australia untuk pertama kalinya sejak November 2012 menyentuh level USD 120,10 per ton. Ekspor batubara Indonesia ke China dalam 6 bulan pertama 2018 diperkirakan menyentuh angka 61,8 juta ton yang mana tumbuh 49% secara year on year dari tahun 2017 yang hanya sebesar 46,3 juta ton.

IHSG berbalik menguat

Hampir sepanjang perdagangan berada di teritori negatif, IHSG berbalik menguat menjelang akhir perdagangan dan ditutup naik 0,1% ke level 5739,33 setelah sempat melemah hingga 5685. Enam dari sepuluh sektor bergerak menghijau dengan sektor mining menjadi bintang setelah melesat 1,69% diikuti infrastructure 1,32% dan trade & service sebesar 1,20%. Adapun sektor yang menjadi penekan utama indeks adalah consumer goods yang ambles hingga -1,14% dan agriculture -0,94%.

Bursa Asia belum pulih

Sejumlah indeks –indeks utama bursa Asia kembali memperpanjang masa bearishnya. Kekhawatiran menuju detik – detik penambahan tarif impor untuk 545 jenis barang senilai sekitar 34 miliar dolar AS pada produk pertanian, kendaraan dan produk akuatik yang akan efektif mulai 6 Juli 2018 besok membuat investor menahan aksi belinya. Pemerintah China sebelumnya juga menegaskan bahwa bila tarif tersebut resmi diberlakukan maka Beijing akan membalasnya di hari yang sama. Indeks Shanghai Composite China dan Hang Seng Hong Kong merosot -0,91% dan -0,42% diikuti Kospi, Korea Selatan  -0,35% dan Nikkei 225 Jepang -0,78%.


Image Source: www.brinknews.com

0