The Prominence Office Complex Block 38G/18 Alam Sutra, Tangerang, Banten INDONESIA 0888-1314-300 | 021-300-52588 | 021-300-52589
Market Updates

IHSG berhasil meneruskan trend bullishnya sepanjang pekan ini. Diperdagangkan dengan rentang antara 5908 – 5961, IHSG ditutup naik 0,61% ke level 5944,07. Tujuh dari sepuluh sektor bergerak positif dengan pendorong utama di sektor aneka industri, finance dan mining. Naiknya saham ASII membantu sektor aneka industri melambung hingga 1,40%. Sementara itu di finance, inflow asing yang besar di saham – saham perbankan mendorong sektor ini menguat hingga 1,13%. BBTN mengalami lonjakan sebesar 9,5% sedangkan BBNI dan BMRI masing – msaing naik 3,2% dan 2,3%.

Sektor mining ditopang ANTM dan INCO

Sektor mining menguat 0,87% dengan saham – saham di sektor logam industri menguat tajam. ANTM dan INCO melesat di atas 5% sedangkan TINS bergerak naik 3,6%. Di sisi lain, saham – saham minyak dan batubara justru menjadi pemberat setelah harga minyak mentah merosot siang ini karena investor mencerna dampak dari peringatan IEA akan cadangan minyak yang menipis namun diimbangi berita kembalinya suplai minyak Libya ke pasar dunia. Minyak mentah Brent, terpantau turun 35 sen, atau 0,5 persen, menjadi USD74,10 per barel.

Tiga sektor melemah

Di sisi lain tiga sektor yang melemah adalah infrastructure, agri dan konstruksi. Sektor infrastructure melemah paling dalam sebesar 0,88% setelah saham TLKM jatuh sebesar 1,95% tidak mampu diimbangi oleh kenaikan saham PGAS sebesar 4,01%. Berikutnya sektor agri berbalik ditutup melemah 0,17% meskipun tadi pagi sempat menunjukkan penguatan yang mantap. Harga CPO di bursa Malaysia drop ke level terendah dalam hampir tiga tahun terakhir ke level 2186 ringgit per ton terpengaruh penurunan demand dari China. Hal ini juga diperparah oleh menurunya harga minyak kedelai yang merupakan komoditas substitusi di bursa Dalian yang tergelincir 0,7%.

Bursa Asia fokus rilis data China

Indeks – indeks utama di bursa Asia pagi ini bergerak menghijau. Fokus investor tertuju pada rilis data ekspor China pada bulan Juni yang lebih besar dari perkiraan di tengah terjadinya perang dagang dengan Amerika. Neraca dagang China mencatatkan surplus USD 41,61 miliar dengan ekspor tumbuh 12,8% dan impor naik 19,9%. Indeks Shenzhen Componen dan Hang Seng, Hong Kong naik 0,57% dan 0,08%. Adapun Nikkei 225 Jepang dan Kospi Korea melesat 1,85% dan 1,13%.

image source: https://hacked.com/

0