The Prominence Office Complex Block 38G/18 Alam Sutra, Tangerang, Banten INDONESIA 0888-1314-300 | 021-300-52588 | 021-300-52589
Market Updates

Masih menjaga trend bullishnya, IHSG semakin mendekati level psikologis 6000 karena didukung sentimen dari bursa regional yang positif dan terapresiasinya nilai tukar rupiah terhadap dollar. Diperdagangkan di rentang 5947 – 5992, IHSG ditutup naik 43 poin atau 0,72% ke level 5989,14 berkat penguatan di sembilan sektor yang dipimpin oleh aneka industri, mining dan basic industry. Saham ASII membawa sektor aneka industri melaju 3,66%, kemudian di sektor mining terbantu oleh melonjaknya saham batubara. Adapun di sektor basic industri, pengutan disokong oleh saham SMGR, INKP dan BRPT yang naik di atas 1%.

Saham – saham batubara menguat

Menemani sektor aneka industri, sektor mining menguat tajam hingga 1,93% akibat lonjakan saham – saham batubara yang mampu menutup kinerja buruk di sub-sektor minyak. PTBA melambung 3,84% diikuti ADRO 6,22% serta HRUM dan ITMG di kisaran 3%. Sentimen positif batubara datang dari berita bahwa permintaan impor India terus mengalami kenaikan bahkan ketika harga batubara sudah cukup mahal. Impor batubara India pada bulan Juli ini diperkirakan mencapai 19,7 juta ton atau mendekati rekor yang diraih pada Juli 2015 di angka 19,85 juta ton.

Rupiah kembali di level 14.400

Rupiah semakin menjauhi level terlemahnya di 15.536 setelah mata uang dollar tertekan menjelang pengumuman PDB Amerika yang dirilis malam nanti. Indeks dolar, yang mengukur dolar terhadap sekeranjang enam mata uang utama, turun 0,02 persen menjadi 94,732 dan bahkan terhadap yen Jepang, dolar terdepresiasi 0,2 persen menjad ijadi 110,98. Rupiah pun terpantau menguat hingga puncak tertinggi di level 14.356 per dolar pada pukul 14.30 WIB tadi.

Bursa Asia Mixed

Pergerakan sejumlah indeks di regional Asia cukup beragam. Nikkei 225 Jepang, Kospi Korea dan ASX 200 Australia masing – masing menguat 0,49%, 0,26% dan 0,89%. Saham – saham perbankan Jepang mencetak kenaikan tertinggi setelah yield obligasi pemerintah Jepang mencapai rekor tertinggi satu tahun terakhir sedangkan di Korea saham – saham otomotif dan teknologi yang memimpin. SK Hynix melaju 3,6% diikuti Firstec Co. Ltd, 12,59% dan Hyundai sebesar 2,2%.

Meskipun demikian, saham – saham di bursa China dan Hong Kong justru mengalami bearish karena kembali merosotnya nilai mata uang yuan yang mendekati level terendahnya dalam 13 bulan terakhir di level 6,8295 per dollar. Indeks Sanghai Composite pun bergerak turun 0,30% sedangkan Hang Seng melorot tipis 0,10%.

0