The Prominence Office Complex Block 38G/18 Alam Sutra, Tangerang, Banten INDONESIA 0888-1314-300 | 021-300-52588 | 021-300-52589

Sektor Consumer Good...

Pergerakan indeks hari ini mayoritas berada di zona merah dan sempat turun hingga ke level 6443. Namun rebound pada sektor consume...

IHSG kembali cetak r...

Pergerakan IHSG hari ini konsisten di zona hijau dengan rentang pergerakan antara 6452 – 6483 dan ditutup di level 6472,67 atau na...

Sektor basic industr...

IHSG hari ini cukup mixed, sempat melemah hingga ke level 6420, indeks perlahan – lahan mampu bangkit ditopang oleh kenaikan tujuh...

IHSG menguat mantap ...

IHSG berhasil ditutup di titik tertingginya hari ini di level 6429,69 dengan semua sektor bergerak menguat. Rebound saham TLKM mem...

Tertekan rilis data ...

Sempat tertekan ke zona merah karena rilis data neraca perdagangan menunjukkan hasil yang mengecewakan, IHSG berhasil rebound dan ...

Market Updates

Pergerakan indeks hari ini mayoritas berada di zona merah dan sempat turun hingga ke level 6443. Namun rebound pada sektor consumer goods dan infrastructure mampu membuat IHSG ditutup di zona hijau pada level 6490,90 yang mana menjadi rekor penutupan baru sekaligus titik tertingginya hari ini. Dari sepuluh sektor yang menopang bursa, hanya tiga yang bergerak melemah yaitu Agriculture (-0,79%), Construction (-0,34%) dan finance (-0,24%). Asing net sell besarNet sell asing kembali berlanjut dan hari ini dengan nominal yang cukup besar mencapai 889,06 miliar di keseluruhan pasar yang didominasi penjualan bersihSEE DETAILS </spa...

Continue Reading
Market Updates

Pergerakan IHSG hari ini konsisten di zona hijau dengan rentang pergerakan antara 6452 – 6483 dan ditutup di level 6472,67 atau naik sebesar 0,44%. Kenaikan IHSG sejalan dengan bursa Asia yang menghijau setelah data GDP China menunjukkan pertumbuhan yang solid. Enam dari sepuluh sektor bergerak di zona hijau dengan  aneka industri dan consumer menjadi bintang dengan kenaikan sebesar 1,42% dan 1,08%. Adapun penekan utama indeks berasal dari sektor infrastructure yang turun sebesar 0,77% karena aksi profit taking investor asing di saham PGAS setelah kemarin menyentuh titik auto reject atas. HinggaSEE DETAILS ...

Continue Reading
Market Updates

IHSG hari ini cukup mixed, sempat melemah hingga ke level 6420, indeks perlahan – lahan mampu bangkit ditopang oleh kenaikan tujuh sektor dan ditutup di level 6444,52 atau naik sebanyak 0,23% yang merupakan rekor tertinggi baru IHSG. Pergerakan saham semen yang berkilau membuat sektor basic industry melonjak hingga 2,20%. SMGR menjadi yang paling mencolok dengan kenaikan sebesar 7,29% sementara INTP dan SMCB naik di atas 2%. Selain basic industry, sektor infrastructur juga naik hingga 1,03% karena saham PGAS menyentuh titik auto reject atas (ARA) pasca keputusan pemerintah yang mendukung PGASSEE DETAILS <span class="more-l...

Continue Reading
Market Updates

IHSG berhasil ditutup di titik tertingginya hari ini di level 6429,69 dengan semua sektor bergerak menguat. Rebound saham TLKM membuat sektor infrastructure melonjak hingga 1,95% disusul oleh basic industry yang melompat 1,71%. Sektor mining juga masih melanjutkan trend bullishnya sejalan dengan kenaikan harga minyak yang belum menunjukkan tanda – tanda akan berhenti. Volume transaksi di bursa hari ini juga cukup ramai senilai 8,27 triliun yang mana di atas rata-rata harian bulan ini di angka 7,48 triliun.Asing lanjutkan net buyLaju mantap IHSG juga turut didukung oleh foreign inflow yang hari iniSEE DETAILS <span class="more-lin...

Continue Reading
Market Updates

Sempat tertekan ke zona merah karena rilis data neraca perdagangan menunjukkan hasil yang mengecewakan, IHSG berhasil rebound dan ditutup naik 0,19% ke level 6382 setelah diperdagangkan dengan rentang antara 6361  – 6390. Dari sepuluh indeks sektoral, enam di antaranya bergerak di zona negatif. Namun penguatan besar di sektor mining yang mencapai 1,53% dan finance (+0,67%) mampu mengangkat IHSG ke zona hijau. Adapun penekan terbesar indeks berasal dari sektor consumer good (-0,53%), manufacture (-0,36%) dan infrastructure (-0,33%).Neraca Desember alami defisitSiang tadi BPS merilis data neraca perdagangan Indonesia yang secara tidak didugaSEE DETAILS </s...

Continue Reading
PREVIOUS POSTSPage 1 of 58NO NEW POSTS