The Prominence Office Complex Block 38G/18 Alam Sutra, Tangerang, Banten INDONESIA 0888-1314-300 | 021-300-52588 | 021-300-52589

Kebijakan pemerintah...

Pergerakan market hari ini sangat mixed, sempat melemah hingga ke level 5689 karena tekanan dari bursa regional dan membengkaknya ...

Tertekan sektor komo...

Bergerak mixed sepanjang perdagangan dengan rentang 6059 – 6107, IHSG berakhir menguat tipis 0,20% ke level 6077,17. Enam sektor b...

Ditopang sentimen da...

Terpengaruh penurunan bursa global, IHSG tidak mampu mempertahankan kenaikanya di awal perdagangan dan terpaksa ditutup melemah di...

Lonjakan di sektor m...

Masih menjaga trend bullishnya, IHSG semakin mendekati level psikologis 6000 karena didukung sentimen dari bursa regional yang pos...

Bursa Asia menghijau...

Semua indeks bursa utama Asia sore ini ditutup di zona hijau dengan sentimen positif dari bursa China yang mengeluarkan paket kebi...

Market Updates

Pergerakan market hari ini sangat mixed, sempat melemah hingga ke level 5689 karena tekanan dari bursa regional dan membengkaknya defisit neraca perdagangan, IHSG mampu ditutup naik 0,81% ke 5816.59 yang sekaligus menjadi level tertingginya hari ini. Respon cepat BI yang menaikkan suku bunga ditambah dengan kebijakan pemerintah yang bertujuan untuk menjaga cadangan devisa disambut baik oleh pasar. Hasilnya, IHSG yang sempat melemah hingga -1,38% mampu ditutup naik dengan dukungan sembilan sektor dimotori agriculture dan mining yang masing – masing naik 5,85% dan 1,2%. Di sektor minyak, pemerintah menyebutkan agar PertaminaSEE DETAILS <span clas...

Continue Reading
Market Updates

Bergerak mixed sepanjang perdagangan dengan rentang 6059 – 6107, IHSG berakhir menguat tipis 0,20% ke level 6077,17. Enam sektor bergerak menguat ditopang oleh sektor consumer goods yang naik 0,74% dan construction yang melambung 1,09%. Di sisi lain, sektor komoditas pertambangan dan perkebunan melemah cukup dalam berbarengan sektor aneka industri yang turun akibat melorotnya saham ASII. Penurunan serempak pada harga batubara dan minyak mentah akibat kekhawatiran perang perdagangan AS-China yang akan melemahkan permintaan energi global membuat saham – saham di sektor ini berguguran.Sektor Agri terkoreksiSelain mining, sektor Agri juga ikut melemahSEE DETAILS <span...

Continue Reading
Market Updates

Terpengaruh penurunan bursa global, IHSG tidak mampu mempertahankan kenaikanya di awal perdagangan dan terpaksa ditutup melemah di level terendahnya hari ini, 6011.72 atau turun sebanyak 0,36%. Tujuh dari sepuluh sektor bergerak di zona merah dengan penekan terbesar di sektor aneka industri dan mining. Koreksi di saham ASII pasca lonjakanya kemarin membuat sektor aneka industri melemah 1.97% sedangkan di sektor mining yang turun 1,34% disebabkan oleh merosotnya harga minyak mentah karena melambungnya pasokan minyak Amerika sebesar 3,8 juta barel jauh di atas perkiraan analis yang memprediksikan penurunan stok sebesar 2,8 jutaSEE DETAILS <span class="mo...

Continue Reading
Market Updates

Masih menjaga trend bullishnya, IHSG semakin mendekati level psikologis 6000 karena didukung sentimen dari bursa regional yang positif dan terapresiasinya nilai tukar rupiah terhadap dollar. Diperdagangkan di rentang 5947 – 5992, IHSG ditutup naik 43 poin atau 0,72% ke level 5989,14 berkat penguatan di sembilan sektor yang dipimpin oleh aneka industri, mining dan basic industry. Saham ASII membawa sektor aneka industri melaju 3,66%, kemudian di sektor mining terbantu oleh melonjaknya saham batubara. Adapun di sektor basic industri, pengutan disokong oleh saham SMGR, INKP dan BRPT yang naik di atas 1%.SEE DETAILS <spa...

Continue Reading
Market Updates

Semua indeks bursa utama Asia sore ini ditutup di zona hijau dengan sentimen positif dari bursa China yang mengeluarkan paket kebijakan untuk meminimalisir kerugian akibat perang dagang dengan Amerika. Indeks Shanghai Composite melambung hingga 1,62% diikuti Hangseng Hong Kong dan Kospi Korea yang menguat 1,50% dan 0,48%. Bahkan di Jepang, indeks Nikkei 225 masih mampu naik 0,51% meski dibayang perlambatan di sektor manufaktur yang terlihat dari indikator PMI yang hanya berada di angka 51,6 terendah sejak November 2016. Nilai ini juga turun dari posisi bulan lalu di angka 53.0.Paket kebijakanSEE DETAILS <span class="more-link-hover-ima...

Continue Reading
PREVIOUS POSTSPage 1 of 72NO NEW POSTS